Blog

Contoh Status WA Untuk Jualan, Kenali Tips Memaksimalkan Penjualan

contoh status wa untuk jualan

Contoh Status WA Untuk Jualan, Kenali Tips Memaksimalkan Penjualan – Menggunakan status WA untuk promosi adalah strategi cerdas sebagai pelaku bisnis mana pun. Bagaimana tips dan contohnya? Yuk baca artikel ini sampai akhir.

Di satu sisi, teknologi dapat digunakan sebagai sarana untuk mempromosikan penjualan. Salah satu bentuk promosi yaitu dengan membuat status WA. Cara ini mungkin yang paling efektif untuk mempresentasikan barang dan jasa kamu. Cara ini juga sangat cocok untuk para pelaku bisnis yang tidak ingin merogoh kocek terlalu besar untuk iklan. Saat membuat status WA, jangan asal dalam membuat status. Berikut adalah Contoh Status WA Untuk Jualan

Contoh Status WA Untuk Jualan Yang Menarik

Tertarik dengan tips penjualan hanya dengan status WA? Jawabannya sederhana. Kamu hanya cukup membuat status yang menarik. Lantas, seperti apa contoh status WA untuk jualan? simak pembahasan di bawah ini.

1. Ceritakan Bisnismu

Contoh status WA untuk jualan yang pertama adalah menceritakan tentang bisnis secara detail. Tentu saja, ketika menceritakan bisnis, kamu perlu menyusun tulisan untuk menarik perhatian. Secara tidak langsung, kemampuan membuat copywriting diperlukan di sini. Kamu dapat mempersiapkan semuanya terlebih dahulu untuk membuat pesan teks lebih keren dan lebih menarik.

2. Ukuran Story 16:9

Contoh status WA untuk jualan berikutnya, perhatikan masalah penggunaan foto. Jadi ada tiga fokus foto yang harus diperhatikan yaitu foto profil, foto yang akan kamu posting, dan foto story.

Pasti kamu pernah menghadapi masalah fotonya terkonversi atau foto kamu terpotong bukan? Semua media sosial memiliki standar ukuran posting yang bisa diupload

Kamu dapat menggunakan dimensi foto dan video 750x1334px atau sebaiknya gunakan rasio aspek 16:9 dalam mode potrait, untuk foto profil yang ideal adalah 500px x 500px.

3. Studi Kasus

Contoh status WA untuk jualan yang ketiga adalah kamu harus melakukan studi kasus. Studi kasus yang dimaksud adalah survey tentang pasar dan selera konsumen terhadap produk. Untuk membuat penawaran, kamu harus terlebih dahulu mengetahui target pasar.

Kenali konsumen di sekitar kamu tentang produk yang ingin dijual. Membuat studi kasus memudahkan untuk merancang konten dan copywriting yang nantinya akan kamu targetkan. Tujuannya adalah untuk memastikan promosi yang kamu jalankan berhasil dan konsumen menjadi tertarik untuk membeli produk tersebut.

4. Testimoni Pelanggan

Contoh status WA untuk jualan yang tidak kalah penting lainnya adalah menampilkan testimoni pelanggan. Tujuannya adalah untuk menginformasikan kepada calon konsumen bahwa produk yang akan mereka beli dapat dipercaya, bukan penipuan, dan produk yang dijual memang berkualitas tinggi.

5. Sharing Masalah dan Solusi

Isi status WA tidak hany menjual produk. Namun, berisi tentang manfaat produk, dan bentuk informasi lainnya. Pada awalnya, konsumen mungkin tidak tertarik dengan apa yang kamu jual. tetapi jika kamu secara konsisten memberikan edukasi, pengetahuan, dan pemecahan masalah tentang produk kamu, pelan-pelan konsumen akan tertarik dengan produk yang kamu jual.

Baca Juga : Strategi Pemasaran Makanan Khas Daerah, Tentukan Cara Meningkatkan Penjualan!

6. Bentuk Visual Yang Menarik

Kita tahu bahwa status WA memiliki jumlah kata yang terbatas. Nah, kamu bisa membuat status WA kamu lebih menarik dari segi tampilannya. Misalnya, kamu membuat poster tentang produk kamu. Cara ini lebih menarik daripada membuat status WA dengan template bawaan.

7. Harga

Jika kamu aktif mengikuti grup jual beli di media sosial, banyak penjual yang tidak menampilkan harga. Alasannya karena ada perang harga yang dapat menjatuhkan penjual lain. Jika konsumen ingin mengetahui harganya, maka akan diarahkan ke inbox atau DM mereka. Sebenarnya cara ini sah-sah saja.

Namun, beberapa konsumen merasa tidak nyaman dan rumit. Banyak konsumen yang lebih menyukai harga produk yang dijual langsung dimasukkan ke dalam produk. Jika harga cocok dan produk sesuai, mereka akan langsung membelinya.

Karena konteksnya jualan di WA, kamu bisa tentukan harga jualnya. Karena hanya contact yang ada di nomor WA kamu. Jadi, mencantumkan harga produk tidak ada salahnya.

Baca Juga : Target Pasar Coffee Shop, Simak Tips Memulai Bisnis Kopi

8. Link Website

Contoh status WA untuk jualan bisa dilakukan dengan menyertakan link website. Sebenarnya tidak harus dalam bentuk website. Jika kamu memiliki toko online, kamu bisa langsung mengarahkannya ke sana.

Cara ini lebih menarik dan memudahkan konsumen dalam berbelanja. Selain itu, usaha kamu terlihat lebih serius dan tidak asal-asalan. Itulah beberapa contoh status WA untuk jualan, Semoga artikel yang singkat dan sederhana ini bisa menambah kepercayaan diri kamu dalam mempromosikan produk. Temukan beragam rekomendasi Perlengkapan Paper Cup dan Kemasan Makanan Berkualitas di Irppapercup.com

Related Posts

Tinggalkan Balasan