Blog

Inovasi Makanan Tradisional yang Cocok Untuk Bisnis Kuliner

Inovasi Makanan Tradisional 2

Inovasi Makanan Tradisional yang Cocok Untuk Bisnis Kuliner – Sekarang kita berada di era yang lebih modern, banyak orang mulai membuat makanan tradisional menjadi hidangan yang lebih modern. Inovasi makanan tradisional ini juga bisa menjadi ide bisnis yang bisa kamu tiru.

Inovasi makanan tradisional sejatinya tidak bertujuan untuk merubah atau menghilangkan tradisi yang sudah ada. Tapi hanya untuk memperluas variasi makanan di masyarakat. Inovasi ini bisa menjadi salah satu ide kamu dalam menjalankan bisnis kuliner. Di bawah ini terdapat beberapa inovasi makanan tradisional yang cocok untuk ide bisnis kuliner kamu.

7 Inovasi Makanan Tradisional

Kue Pancong

Inovasi Makanan Tradisional (Kue Pancong)

Kue pancong yang biasa dilihat sebagai jajanan pasar ini dikemas dengan tampilan yang lebih menarik. Kue ini biasanya disajikan polos atau dengan topping. Saat ini, banyak kedai yang menawarkan kue pancong setengah matang karena teksturnya yang meleleh di mulut. Kue ini juga tersedia dalam berbagai rasa kekinian seperti Nutella, green tea, Oreo, dan lain sebagainya.

Pisang Goreng

Inovasi Makanan Tradisional (Pisang Goreng)

Apakah kamu ingin menjual pisang goreng? Saat ini pisang goreng memiliki wajah baru yang lebih hits. Pisang diolah menyerupai nugget, digoreng dan diberi aneka topping yang kekinian. Banyak orang yang telah membuka usaha ini dengan sebutan Banana Nuggets dan juga dijalankan oleh Kaesang dengan nama Sang Pisang.

Kue Balok

Inovasi Makanan Tradisional (Kue Balok)

Dikenal sejak zaman kolonial Belanda, kue berbentuk balok ini masih sangat populer hingga saat ini. Apalagi kue ini disajikan setengah matang, maka akan terasa lumer di mulut. Saat ini, kue balok disajikan dengan cara yang jauh lebih modern, dengan berbagai topping seperti keju dan coklat.

Cimol

Inovasi Makanan Tradisional (Cimol)

Jajanan Bandung ini terkenal dengan rasanya yang gurih. Kamu bisa membuat inovasi makanan ini dengan menambahkan keju mozzarella di dalamnya. Sehingga isian mozzarella meleleh di mulut saat kamu menggigitnya.

Cireng

Inovasi Makanan Tradisional (Cireng)

Jajanan Sunda ini dulunya hanya digoreng tepung tapioka tanpa isian. Namun kini kamu bisa menemukan cireng dengan isian yang berbeda. Dimulai dengan keju, sosis, kornet, dan isian ayam pedas. Ada juga penjual yang membuat cireng dengan isian mozzarella.

Baca Juga : Ide Packaging Makanan Basah Untuk Usaha Makanan

Serabi

Inovasi Makanan Tradisional (Serabi)

Serabi adalah makanan khas dari Solo. Jajanan pasar ini disajikan secara sederhana, tanpa topping atau tambahan meses. Namun kini kamu bisa menemukan penjual serabi dalam berbagai rasa, antara lain green tea, cokelat, dan strawberry.

Kue Rangi

Inovasi Makanan Tradisional (Kue Rangi)

Kue khas Betawi ini juga memiliki tampilan yang lebih kekinian. Kue Rangi biasanya terlihat dengan topping sederhana seperti gula pasir. Kini hadir dengan beragam topping seperti keju mozzarella, irisan sosis, saus coklat, suwiran daging, dll.

Baca Juga : Kemasan Seblak Kekinian, Bikin Usahamu Jadi Naik Kelas

Itulah beberapa inovasi makanan tradisional yang cocok untuk bisnis kuliner, apakah kamu tertarik mencoba modifikasi makanan untuk ide bisnis kulinermu? Yuk temukan beragam perlengkapan Paper Cup dan Kemasan Makanan Berkualitas untuk kebutuhan bisnis kamu hanya di Irppapercup.com

Related Posts

Tinggalkan Balasan