Blog

Contoh Media Cetak Yang Digunakan Untuk Menyampaikan Sebuah Iklan

Contoh Media Cetak Yang Digunakan Untuk Menyampaikan Sebuah Iklan

Contoh Media Cetak Yang Digunakan Untuk Menyampaikan Sebuah Iklan, Apa itu iklan cetak? sederhananya adalah iklan yang dicetak pada sebuah media. Tujuan iklan di media cetak adalah untuk mempromosikan tentang barang dan jasa kepada masyarakat umum. Masih bingung? Jangan khawatir, pada artikel ini akan dijelaskan contoh media cetak yang digunakan untuk menyampaikan sebuah iklan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), iklan merupakan berita pesanan untuk menarik perhatian masyarakat umum terhadap barang atau jasa yang ditawarkan. Media cetak merupakan media massa yang dicetak dan dipublikasikan. Jadi secara keseluruhan, Iklan media cetak merupakan informasi yang ditempatkan pada media massa untuk menarik minat masyarakat umum terhadap barang atau jasa yang ditawarkan.

Jenis-Jenis Media Cetak

Ada banyak jenis media cetak, koran merupakan contoh media cetak yang digunakan untuk menyampaikan sebuah iklan yang sudah tidak asing lagi bagi semua orang. Berikut adalah jenis-jenis media cetak dan penjelasannya.

1. Koran

Media cetak ini memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk beriklan. Jenis iklan yang dimuat di surat kabar adalah iklan baris dan iklan kolom yang memuat lowongan pekerjaan, penjualan, penawaran, dan pencarian.

2. Majalah

Majalah adalah jenis media cetak yang berisi cerita pendek, gambar, ulasan, dan informasi terbaru tentang topik tertentu. Tujuan dari majalah adalah untuk menghibur pembaca. Bentuk iklan di majalah biasanya berupa iklan advertorial yang berisi iklan produk tematik.

3. Tabloid

Tabloid merupakan surat kabar seperti koran, tetapi memiliki ukuran dengan format yang lebih kecil. Konten tabloid berfokus pada informasi yang lebih santai dan menyenangkan.
Media cetak ini dipublikasikan secara reguler namun tidak setiap hari. Tabloid juga merupakan tempat yang strategis untuk mempublikasikan sebuah iklan.

4. Buku

Media cetak ini biasanya memiliki lebih dari 20 halaman dengan teks dan gambar, sehingga diperlukan daftar isi. Isi buku biasanya hanya satu topik dan memberikan informasi spesifik, seperti fiksi, pendidikan, dll.

Berbeda dengan media cetak lainnya, bagian depan dan belakang buku biasanya dicetak pada kertas yang lebih tebal. Iklan pada buku biasanya terbatas pada topik tertentu. Seperti iklan untuk buku lain oleh penerbit dan penulis tertentu.

5. Brosur

Brosur tidak memerlukan daftar isi karena merupakan lembar informasi yang terdiri hanya beberapa halaman. Informasi dicetak pada selembar kertas dan dilipat menjadi 2-3 halaman. Brosur adalah media promosi untuk suatu produk atau layanan, event, dan komunitas. Brosur biasanya hanya memiliki satu iklan pada setiap terbitan.

6. Poster

Poster adalah media cetak yang menggabungkan elemen visual seperti garis, kata, gambar, dan foto. Fungsi poster adalah untuk menyampaikan informasi secara ringkas. Poster dan brosur juga dicetak di atas lembaran, tetapi poster hanya menempati satu halaman. Sedangkan brosur bisa 2 halaman atau lebih. Mengiklankan suatu acara, produk, slogan atau pesan tertentu biasanya dibuat dengan bentuk poster untuk menarik perhatian.

7. Banner

Banner memiliki ukuran yang besar mulai dari 60 x 160 cm dalam bentuk horizontal. Banner adalah media periklanan yang dapat dipasang dengan cara mengaitkan tiang-tiang banner pada lubang yang ada di setiap sudut banner. Banner sangat cocok untuk diletakkan di area yang banyak dilalui orang. Isi banner biasanya berupa himbauan, slogan, dan lain-lain.

8. Billboard

Billboard biasanya diletakkan di pinggir jalan. Ukurannya yang ekstra besar membuat informasi mudah dibaca oleh pengguna jalan. Billboard adalah papan iklan yang bersifat permanen pada tempatnya. Biasanya ada dua hingga tiga kali iklan dalam setahun dan sering digunakan oleh perusahaan besar.

Baca Juga : Cara Memperoleh Modal Usaha dalam Kewirausahaan untuk Pemula

Contoh Media Cetak Yang Digunakan Untuk Menyampaikan Sebuah Iklan Pada Umumnya

Ada banyak contoh iklan. Namun secara umum, iklan dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu periklanan digital dan periklanan konvensional. Iklan digital adalah iklan yang disajikan di media online seperti situs web, blog, dan platform streaming video. Iklan digital memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah. Iklan tradisional berfokus pada masyarakat luas. Namun, kedua bentuk iklan ini dirancang dengan sangat menarik untuk mendapatkan perhatian masyarakat umum.

Contoh iklan digital adalah saat kamu mengunjungi situs web dan melihat halaman yang meminta kamu untuk menyelesaikan survei atau mempromosikan produk tertentu. Beberapa situs web ada juga yang mengharuskan kamu memasukkan nama dan alamat email sebelum membaca konten atau teks pada situs web.

Dunia online saat ini dibanjiri oleh berbagai macam iklan, bahkan satu halaman websitenya memungkinkan mereka menampilkan lebih dari 6 iklan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemungkinan iklan tersebut terbaca sehingga pengunjung web tertarik dan akhirnya membeli produk yang ditawarkan. Namun terkadang, mengklik iklan digital dapat menyebarkan virus dan mencuri data kamu.

Iklan tradisional bersifat “lebih aman” daripada iklan digital. Iklan tradisional berbentuk teks, gambar, foto, audio, dan video yang dapat mempromosikan produk, memberikan informasi, atau sebagai iklan layanan masyarakat.

1. Iklan Baris

Iklan baris merupakan contoh iklan yang ada di koran dan paling sering terlihat terdiri dari 3 sampai 5 kalimat. Oleh karena itu, pengiklan pada iklan baris harus pintar membuat iklan yang menarik dan jelas dengan tulisan yang sangat sedikit.

Tidak jarang pengiklan menyingkat teks supaya semua pesan dapat tersampaikan dengan lengkap. Walaupun begitu, iklan baris lebih disukai oleh pengiklan untuk mempromosikan produk, lowongan pekerjaan, menawarkan barang dan jasa, bahkan mencari jodoh.

2. Iklan Penawaran

Seperti namanya, tujuan dari iklan jenis ini adalah untuk menawarkan berbagai produk dan jasa. Penawaran produk bisa berupa iklan makanan, iklan minuman, iklan peralatan rumah tangga, dan lainnya. Sedangkan untuk penawaran jasa dapat berupa iklan pendidikan, servis otomotif, servis barang elektronik, dll.

3. Iklan makanan

Iklan ini mengedepankan promosi makanan. Pastikan seluruh halaman materi iklan kamu dipenuhi dengan gambar dan ilustrasi makanan yang disajikan. Hal ini tentu akan membuat orang membeli makanan tersebut setelah melihat gambar iklan makanan yang menggugah selera. Iklan makanan biasanya dicetak dalam bentuk poster, majalah atau flyer. Kamu juga bisa menggunakan perlengkapan Paper Cup atau Kemasan makanan berkualitas untuk kebutuhan promosi makanan dan minuman yang kamu jual.

4. Iklan Produk

Istilah lainnya adalah iklan niaga, merupakan iklan di media cetak yang berfokus untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap produk yang ditawarkan. Iklan produk ini biasanya menyertakan gambar produk dan gambar pendukung lainnya.

Namun yang menjadi daya tarik utama dari iklan produk adalah slogan, tagline atau kalimat yang dapat menarik perhatian calon pembeli. Iklan produk ini biasanya ditempatkan di majalah, tabloid, koran, selebaran, dan lain-lain.

5. Iklan Layanan Masyarakat

Tujuan dari iklan layanan masyarakat adalah untuk menyampaikan pesan atau himbauan kepada masyarakat umum. Iklan ini dapat ditemukan di tempat-tempat umum seperti Puskesmas, Instansi Pemerintah, dan SAMSAT.

Iklan layanan masyarakat ini bisa dalam berbagai bentuk, antara lain poster, pamflet, spanduk, dan baliho. Iklan biasanya ditempatkan di area ramai, sehingga kemungkinan besar untuk dibaca.

Baca Juga : 5 Contoh Broadcast WhatsApp Promosi

6. Iklan Kolom

Iklan ini adalah salah satu iklan yang paling umum di koran. Iklan kolom mirip dengan iklan baris, iklan kolom berisi gambar, foto dan tulisan. Iklan kolom cenderung memuat informasi yang lebih lengkap karena medianya lebih besar dibandingkan iklan baris. Jenis iklan yang dipasang pada iklan kolom umumnya adalah promosi mobil dan berita duka.

7. Iklan Lowongan Kerja

Iklan ini biasanya disajikan oleh perusahaan atau perorangan yang membutuhkan karyawan. Iklan pekerjaan biasanya mencakup persyaratan pendaftaran, jabatan, dan alamat perusahaan.

Hal ini untuk menghindari kebingungan di antara pelamar saat melamar posisi yang ditawarkan. Iklan lowongan kerja dapat dijumpai dalam bentuk poster, pamflet dan baliho, sering juga dijumpai pada koran di iklan baris dan iklan kolom.

8. Iklan Jasa

Contoh iklan lainnya adalah iklan jasa. Iklan ini cenderung lebih informatif dalam menyampaikan penawaran. Banyak dari jasa yang sama mengharuskan pengiklan memiliki daya jual lebih dari yang lain. Salah satu caranya adalah iklan yang informatif. Iklan jasa dapat berupa poster, brosur, dan pamflet.

9. Iklan Komersial

Contoh iklan media cetak dalam konteks ini adalah iklan untuk pemasaran produk dan jasa. Pengiklan membuat iklan media cetak yang menarik dengan harapan iklan komersial tersebut akan meningkatkan penjualan produknya. Iklan media cetak ini memiliki ciri khas desain yang unik dan mudah diingat. Kamu dapat menggunakan media iklan berupa poster, majalah, selebaran, dll.

Hampir semua bentuk periklanan dapat dibuat dengan bentuk iklan media cetak. Namun, beberapa iklan justru lebih efektif di media digital dan elektronik. Kejelian dari pengiklan diperlukan ketika memilih media iklan yang akan digunakan supaya tepat sasaran. Itu dia pembahasan tentang contoh media cetak yang digunakan untuk menyampaikan sebuah iklan. Semoga bermanfaat

Related Posts

Tinggalkan Balasan